Alat Pembubaran dan Kegunaannya

Di dunia Farmasi, pembubaran adalah tes kontrol kualitas yang mendalam. Hal ini didefinisikan sebagai jumlah zat terlarut atau obat padat yang ditempatkan dalam larutan per satuan waktu di bawah kondisi standar suhu, komposisi pelarut dan antarmuka cair atau padat. Dalam proses pengujian disolusi, kelarutan adalah parameter yang paling penting untuk dipertimbangkan dalam mencapai efek yang diinginkan. Merupakan tantangan bagi sebagian besar Ilmuwan untuk mengembangkan sebagian besar obat karena kelarutannya dalam air yang rendah.

Sebuah obat harus dalam keadaan larutan untuk diserap di tempat penyerapan. Oleh karena itu, para ilmuwan telah menemukan metode yang berbeda untuk meningkatkan kelarutan obat, mulai dari modifikasi ukuran partikel obat dan pembentukan kristal hingga penggunaan surfaktan. Produk obat akhir adalah larutan yang terdiri dari air murni, co-solvents, zat aktif permukaan, pengawet, pemanis seperti glukosa dan sakarin, pengubah viskositas, anti-oksidan, warna, rasa dan buffer untuk mengatur tingkat pH. Oleh karena itu penting untuk memastikan seseorang memiliki peralatan yang tepat di tangan.

Seluruh proses membutuhkan berbagai peralatan untuk memastikan produk berkualitas tinggi. Berikut ini adalah daftar peralatan yang digunakan dalam pengujian disolusi sesuai dengan pedoman Farmakope Amerika Serikat:

a) Keranjang Berputar: Ini memiliki kapasitas penahan sekitar 500 hingga 4000 ml. Ini memiliki 50 hingga 200 rpm dan digunakan dalam pembubaran pelepasan segera, pelepasan tertunda, tablet kunyah, dan supositoria pelepasan tertunda, tablet pelepasan diperpanjang dan bentuk sediaan mengambang.

b) Dayung: Ia memiliki kecepatan putar 25 hingga 50 rpm dan kapasitas 500 hingga 4000 ml. Hal ini digunakan dalam pembubaran rilis segera, tablet disintegrasi oral, tablet kunyah, tablet dan kapsul rilis tertunda dan diperpanjang serta suspensi.

c) Silinder Reciprocating: Memiliki kecepatan putar 6 hingga 35 rpm dan kapasitas 250 ml. Ini digunakan untuk formulasi pelepasan terkontrol, tablet kunyah dan untuk manik-manik.

d) Flow-Through Cell: Memiliki kapasitas volume hingga 3 liter per jam. Ini digunakan untuk obat-obatan dengan API kelarutan rendah, untuk bubuk dan butiran dan juga untuk partikel mikro dan implan.

e) Paddle over Disk: Memiliki kecepatan putar 25 hingga 50 rpm. Ini memiliki kapasitas volume 500 sampai 4000 ml dan digunakan untuk patch transdermal, untuk salep, floaters dan emulsi.

f) Silinder Berputar: Memiliki kecepatan putar 25 hingga 50 rpm. Ini memiliki kapasitas volume 500 hingga 4000 ml dan digunakan untuk patch transdermal.

g) Reciprocating Holder: Memiliki kecepatan rotator 30 rpm dan kapasitas volume sedang bervariasi. Ini digunakan untuk formulasi pelepasan terkontrol, untuk profil pH dan untuk volume kecil.

Kesimpulan

Kebutuhan alat pembubaran dalam bisnis Farmasi tidak dapat cukup ditekankan. Konsumsi obat oral adalah cara pemberian obat yang paling nyaman karena kepatuhan yang tinggi di antara pengguna, efektivitas biaya dan fleksibilitasnya dalam mengakomodasi dosis yang diinginkan. Akibatnya, sebagian besar perusahaan manufaktur obat lebih cenderung menghasilkan pengujian disolusi dalam produksi produk oral bioekivalen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *